Lingga Satu
Kolom Nasional

Bawaslu RI, Jangan Rusaki Masa Depan Anak-anak

LINGGASATU.COM — Tak henti-hentinya Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia menyiarkan, mensosialisasikan dan mengawasi terhadap sejumlah pelanggaran pemilu agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran yang menyalahi aturan yang telah ditetapkan oleh Undang-undang yang berlaku, hal ini dilakukan Bawaslu mengingat pelaksanaan Pemilihan Umum Pilpres dan Pileg sudah diambang pintu.

Salah satu pelanggaran yang ditekankan oleh Bawaslu terkait melibatkan anak-anak dalam politik praktis, termasuk kampanye bukan saja merusak tatanan demokrasi. Lebih dari itu, melibatkan anak dalam kampaye sama saja merenggut masa depan mereka.

“Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas anak-anak kita hari ini. Jika mereka diracuni dengan politik praktis, rusaklah masa depan mereka, rusaklah masa depan bangsa kita” tulis Bawaslu RI pada akun resmi Facebook nya. Senin (1/2/2019)


Pada Campaigns yang disosialisasikan oleh Bawaslu terkait mengenai Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan pasal 16 dan pasal 280 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, secara tegas melarang melibatkan anak-anak dan melibatkan orang yang tidak memiliki hak pilih.

“Selain dua peraturan tersebut, mereka yang melibatkan anak-anak dalam kampanye ternyata dapat dijerat Undang-undang 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman kurungan paling lama tahun kurungan penjara” Tulisnya

Maka dari itu Bawaslu RI mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi kita. Mari kita lebih dewasa dalam menjalankan pemilu. Jauhkan anak-anak dari politik praktis.

Editor : Qiky
Source : Bawaslu RI