Lingga Satu
Lingga

Dilarang Bekerja,Penambang Timah temui Ketua DPRD Lingga

Dabo Singkep – Para pendulang timah berkumpul di bekas Kantor Timah (Implasmen ,red) yang terletak di jalan Pasar Lama Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (28/1/2018) siang.
Puluhan pekerja timah ini bermaksud untuk mendatangi rumah Ketua DPRD Lingga Riono untuk meminta solusi terkait adanya larangan dari Kepolisian untuk mencari timah.
”Kawan-kawan kami ada tujuh orang diperiksa polisi, ponton kami di Police Line,kami mau ketemu Dewan untuk mencari solusi masalah ini karena ini menyangkut Kampung Tengah,”
ujar Ramli salah satu perwakilan Penambang Timah.
Birmansyah alias Adek menuturkan, “para pencari timah merasa tidak nyaman lagi sebab yang mencari timah sempat diamankan aparat kepolisian pada Sabtu (27/1/) lalu”.
Setelah di mintai keterangan ketujuh orang tersebut dipulangkan ke rumah masing-masing namun mereka dikenakan wajib lapor.
”Mereka diperiksa dari siang sampai malam,” ujar Adek menuturkan.
Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Riono yang didampingi Kasat Intel Polres Lingga AKP Hendri Supriyanto, Kapolsek Dabo Iptu Lubis dan Kabid Penegak Perda Satpol PP Lingga Taufiq yang menemui para pekerja timah meminta untuk agar mereka untuk tenang dulu,pihaknya akan berupaya mencarikan solusi terbaik agar masalah tersebut bisa diselesaikan.
“Saya akan coba menghubungi pak Wakil Bupati dan Kapolres untuk mencari solusi, mudah-mudahan ada jalan terbaik, saya tidak bisa hubungi Bupati karena beliau lagi umroh,” ujar Riono.
Adapun tuntutan para penambang timah tersebut antara lain, “Meminta agar ke tujuh para pencari timah yang diamanakan pihak kepolisian di beberapa waktu lalu tidak dikenakan wajib lapor, sambil menungu regulasi dari pemerintah di izinkan mencari timah serta Police Line yang terpasang di ponton milik mereka bisa dilepas sehingga mereka bisa mencari timah lagi”.