Lingga Satu
Kepri Lingga

Ketua PWI Ajak Wartawan Perangi Hoax

LINGGASATU.COM — Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengajak semua wartawan yang ada di Kepri dan Lingga untuk tidak mengutip berita hoax, hal ini di sampaikan Ketum PWI saat diskusi ringan bersama sejumlah wartawan dari Kabupaten Lingga.

”Saya tidak mau nanti kalau ada wartawan mengutip hoax. Sekarang ini kita ajak masyarakat, supaya lebih tenang untuk memilih berita. Mereka juga kita ajari jangan langsung share. Dibaca dulu baru share. Jangan share yang tidak penting” ujar Pemimpin Redaksi Harian Umum Sinar Pagi terbitan Tanggerang ini. Senin (4/2).

Pelantikan Pengurus PWI Provinsi Kepri

Diterangkan Atal, PWI saat ini, mengusung ‘PWI Jaman Now’, Zaman now harus beradaptasi dengan digital. Oleh sebab itu pria yang sudah banyak pengalaman di dunia jurnalis ini mengajak para wartawan untuk meningkatkan kemampuan wartawan melalui berbagai program pendidikan yang selama ini dilaksanakan oleh PWI.

Hal yang harus dilakukan oleh PWI adalah upaya bagaimana bisa meningkatkan kompetensi dan martabat wartawan, baik itu melalui Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) maupun Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Pada kesempatan tersebut, Atal juga mengatakan wartawan harus beradaptasi dengan semua media, salah satunya media digital.

Sekretaris Umum PWI Mirza Zulhadi bersama wartawan dari Kabupaten Lingga

“Saat ini dagangan tidak bisa laku jika cukup dengan satu ‘gadget’. Media juga begitu, selama ini banyak ulasan, koran bisa mati, televisi 10-20 tahun lagi pindah ke TV streaming. Kita harus siap,” ujar Mantan Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Pusat.

Meski demikian, Atal Sembiring Depari optimistis bahwa profesi wartawan tidak akan mati, asalkan wartawan beradaptasi dengan kemajuan pesat teknologi.

“Di satu sisi teknologi mengancam kita, tetapi di sisi lain juga memberikan peluang,” tuturnya.

Sebab sampai kapan pun profesi wartawan tidak akan bisa digantikan oleh robot karena ada Kode Etik Jurnalistik yang harus dipatuhi.

“Robot kan tidak pakai hati, tidak tahu apa itu Kode Etik Jurnalistik, jadi yang membuat berita tetap wartawan dan ini yang harus kita latih,” ujar Atal, yang di dampinggi Sekretaris Umumnya Mirza Zulhadi

Editor : Kiky
Penulis : Oni