Lingga Satu
Lingga

Penyebar Hoaks Peristiwa ’98 Akui Bukan Wartawan

LINGGASATU.COM — Pemilik akun facebook dengan nama Antonio Bannera yang menyebarkan kabar bohong atau hoaks terkait peristiwa ’98 dan pemerkosaan wanita etnis China, setelah diringkus oleh Direktorat Reseres Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengakui dirinya bukanlah wartawan.

Setelah diringkus oleh polisi pemilik akun facebook Antonio Bannera diketahui bernama asli Arif Kurniawan Radjasa, pria yang ditangkap polisi ini dalam keterangan di biodata akun Facebook-nya, Antonio diketahui menyebut dirinya adalah seorang wartawan.

Antonio mengaku spontan memilih pekerjaan wartawan. Dia mengklaim tak memiliki motif apapun.

“Ya waktu itu yang kepikiran Jawa Pos aja, kan akun udah lama itu,” terang Antonio.

Bahkan Antonio mempersilakan untuk mengonfirmasi ke pihak Jawa Pos. “Ndak (kerja di Jawa Pos). Bisa dikonfirmasi,” ungkapnya.

Informasi yang dikutip dari detikcom, dalam satu tahun terakhir Antonio bekerja sebagai sales sebuah TV kabel. Keluar dari pekerjaan itu, ia menganggur sampai saat ini. 

Sebelumnya, dalam akun Facebook-nya, Antonio mengaku sebagai wartawan portal online JPNN atau Jawa Pos National Network. Antonio juga mengaku orang Semarang yang berdomisili di Surabaya.

Pihak JPNN membantah jika Antonio merupakan salah satu karyawannya. JPNN juga akan melaporkan akun Facebook Antonio Banerra ke Polda Metro Jaya.

“Itu bukan wartawan dan tidak pernah bekerja di JPNN.com dan kita akan melaporkan dia ke polisi,” kata Direktur Jawa Pos National Network (JPNN) Auri Jaya saat dihubungi, Sabtu (6/4).

Editor : Dwi