Lingga Satu
Lingga

Penyidik Dalami Kasus Lahan Linau

Linggasatu.com — Terkait kasus lahan di Desa Linau Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga Provinsi Kepri yang diduga terjadi pengelapan atas 400 sertifikat tanah, hingga saat ini polisi masih memeriksa sejumlah saksi. Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho, SIK. MT melalui Kasat Reskrim AKP Yudi Arvian, SH. SIK mengaku pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan sejumlah keterangan.

Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho, SIK. MT

“Kemaren setelah mendapat laporan, kita langsung bentuk tim dan langsung melakukan pemeriksaan sejumlah saksi yang di duga mengetahui kasus tersebut” ujar AKP Yudi Arvian Minggu (6/1/2019).

Diterangkan pria yang lama bertugas di Polda Papua ini, pemeriksaan sejumlah saksi ini diperlukan guna untuk mengetahui secara persis permasalahan lahan tersebut, sebab pihak penyidik tidak dapat langsung menyimpulkan tindak pidana perkara sebelum meminta keterangan dari saksi-saksi.

Kasatreskrim AKP Yudi Arvian, SH. SIK

Ditambahkan Kasat Reskrim pihaknya saat ini masih maraton meminta keterangan dari pihak-pihak yang diduga mengetahui kasus tersebut.

”Kita tidak bisa mengira-ngira apakah ini kasus Pidana atau Perdata, karena keterangan saksi masih kita kumpulkan” imbuhnya.

Menurut Kasat Reskrim, dalam proses menanggani suatu perkara, setelah mendapatkan laporan. Polisi akan melakukan penyelidikan, apabila keterangan saksi dan alat bukti memenuhi unsur maka polisi akan masuk dalam tahap penyidikan.

”Apabila sudah penyidikan kita baru bisa menentukan tersangka dan bahkan bisa langsung melakukan penahanan tersangka asalkan unsurnya memenuhi peraturan perundang-undangan.” imbuhya.

Dalam waktu dekat ini polisi juga akan meminta keterangan dari pimpinan PT Sumber Sejahtera Logistik Prima (SSLP), yaitu pihak yang dilaporkan oleh warga Desa Linau karena diduga tidak mengembalikan 400 sertifikat tanah milik warga.

”Dalam menanggani perkara kita tidak bisa langsung memutuskan siapa yang salah dan siapa yang benar, semua pihak harus kita mintai dulu keteranganya.” tegas AKP Yudi

Sementara itu terlapor selaku pimpinan PT SSLP hingga berita ini diterbitkan belum dapat di konfirmasi, nomor ponselnya saat dihubungi juga tidak aktif.

Editor : Fikri
Penulis : Oni