Lingga Satu
Nasional

Siapkan Amplop 8 Miliar, Ditangkap KPK Kenali Bowo Lebih Dekat

LINGGASATU.COM — Pria kelahiran 1968 dengan nama lengkap Bowo Sidik Pangarso merupakan kader dari partai Golkar yang tertangkap tangan oleh Komisi Pembrantas Korupsi (KPK) pada Kamis (28/3/2019) dalam operasi senyap tangkap tangan terkait suap dalam pelaksanaan kerja sama pengangkutan di bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

Pria berwajah sedikit tampan ini merupakan anggota dewan di Komisi VI DPR, dari data yang dihimpun dari berbagai sumber pria yang akrab dengan panggilan Bowo disebut-sebut pernah menjadi auditor di BDNI (Bank Dagang Negara Indonesia), bank swasta yang kini dilebur menjadi Bank Mandiri setelah krisis moneter melanda Indonesia pada tahun 1998. Setelah itu, ia menjabat sebagai Direktur PT Inacon Luhur Pertiwi.

Pada periode 2014-2019, Bowo mulai duduk di Komisi VII yang membidangi riset dan teknologi, lingkungan hidup dan energi sumber daya mineral. karirnya terus melejit Pada April 2015 terjadi banyak mutasi di Fraksi Golkar dan sekarang Bowo ditugaskan di Komisi VIII yang membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan. Januari 2016, ia dipindah kembali ke Komisi VII. Namun, surat yang keluar pada akhir Januari 2016 yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto menjelaskan, ia dipindahkan ke Komisi VI DPR-RI dan menempati posisi sebagai anggota Badan Anggaran dan Badan Musyawarah.

Profil singkat pria yang sedikit tampan ini bernama lengkap Bowo Sidik Pangarso lahir pada tanggal 16 Desember 1968 kader dan fraksi dari partai Golongan Karya dengan daerah pilihan (Dapil) Jawa Tengah II, riwayat pendidikan Bowo pernah bersekolah atau mengeyam pendidikan di SD wonodri I Semarang. Tahun: 1975 – 1981, SMP Negeri III Smg. Tahun: 1981 – 1984, SMA Negeri. III Smg. Tahun: 1984 – 1987, dan kuliah pada ilmu Manajemen, 17 Agustus Semarang. Tahun: 1988 – 1993.

Sebelum menjadi anggota dewan komisi VI DPRI-RI Bowo pernah bekerja di beberapa perusahaan bonafit seperti, PT. Inacon Luhur Pertiwi, sebagai Direktur Keuangan. Tahun: 2002 – 2014, Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI), sebagai Kabid. Audit. Tahun: 1996 – 2001 dan masih di Bank Dagang Negara Indoneisa Bowo pindah posisi sebagai Auditor. Tahun: 1994 – 1996.

Editor : Ridho
All Resource