• Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
SPIRIT OF LINGGA
Advertisement
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
SPIRIT OF LINGGA
No Result
View All Result
Home Headline News

Waspada DBD di Tengah Pandemi COVID-19 Serang Warga

Vee by Vee
April 20, 2020
in Headline News, Kesehatan

Foto : Juru Bicara Tim Gugus Tugas (f-rangga)

450
VIEWS

LINGGA – Plt, Kepala Dinas Kesehatan Samsudi PPKB melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Lingga, Wirawan Trisna Putra mengingatkan kepada masyarakat akan bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang saat ini juga mengintai di tengah pandemi virus corona di Kabupaten Lingga, oleh sebab itu Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes PPKB Lingga meminta agar masyarakat menjaga kebersihan dengan memberantas sarang nyamuk untuk mencegah DBD, khususnya di musim pancaroba.

‘’Mari bersama-sama dengan keluarga, kita berantas sarang nyamuk karena ini adalah periode-periode musim pancaroba yang secara klasik akan disertai dengan munculnya kasus demam berdarah yang cukup banyak, saat ini mulai dari bulan Janurai hingga bulan April 2020 sudah terdapat 8 kasus dan paling banyak menimpa anak-anak.’’ terang Wirawan Senin (20/04/2020).

Wirawan mengatakan, masyarakat harus menyadari bahwa COVID-19 dan demam berdarah merupakan penyakit sangat rawan terjadi di Indonesia dan memiliki angka kematian yang cukup tinggi. ‘’Karena itu lebih baik di rumah, tidak melakukan perjalanan kemana pun, bukan hanya perjalanan ke kampung halaman, tapi juga perjalanan ke rumah saudara dan handai taulan yang lain, sementara ini cukuplah berkomunikasi dengan alat komunikasi yang kita miliki selama ini, ‘’ tegasnya.

Ditambahkan pria ini, salah satu cara pencegahan yang dilakukan untuk mencegah penyakit demam berdarah adalah dengan melakukan fogging atau pengasapan. Namun, proses pelaksanaan fogging tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Perlu adanya koordinasi dengan Kelurahan, Kecamatan dan Puskesmas setempat.

Fogging yang tidak dilakukan sesuai aturan akan memberikan hasil yang sia-sia dan bahkan bisa membahayakan kesehatan. Ditambahkan Wirawan Fogging harus dilakukan pada waktu yang tepat, nyamuk Aedes Aegypti aktif pada pukul 08.00-11.00 Wib dan sekitar pukul 14.00-17.00 Wib  Sehingga, pada waktu aktif itulah nyamuk beraksi mengigit manusia, jika melakukan fogging maka harus sebelum masa gigit tersebut.

‘’Karena jika tidak sesuai dengan aturan-aturan yang ada, dikhawatirkan fogging tidak tepat waktunya, sehingga berdampak nyamuk justru menjadi kuat (kebal) dan hasilnya akan sia-sia, Fogging sebagai bentuk kegiatan PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dapat dilakukan ketika sudah ditemukan kasus DBD positif. Fogging hanya dapat memberantas nyamuk dewasa, kemudian dilanjutkan dengan melakukan 3M plus.’’ imbuhnya.(Laporan Rangga)

Tags: lingga
Vee

Vee

Related Posts

Headline News

SMP Negeri 1 Singkep Gelar Pemilihan Ketua OSIS

November 18, 2024
Headline News

PWI Lingga Ajak Peserta Pelatihan Jurnalistik Perangi Hoax

September 6, 2024
Headline News

Dua Paslon Siap Bersaing di Pilkada 2024, Pendaftaran Resmi Ditutup

Agustus 30, 2024

BERITA TRANDING

  • Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Golkar Tancap Gass Di Pilkada Lingga Jagokan Kamarudin Ali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengalaman Sutan Sunat di Safute Robot (Safubot)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gogon Srimulat Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Mantan Kapolres Lingga Dicatut Oknum Tidak Bertanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved

No Result
View All Result

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved