LINGGASATU.COM | Lingga – Guna mencegah pernikahan dini, Napza dan seks bebas pada generasi muda Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Lingga gelar pertemuan dengan pengurus Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) se-kabupaten Lingga.
Adapun yang disampaikan pada kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan dan edukasi serta konseling permasalahan-permasalahan remaja, yang nantinya bisa mereka sampaikan pada teman-teman dan lingkungannya.
- Jasa Raharja Kepri Perkuat Sinergi Lintas Instansi dalam Mendorong Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Batam
- Satu ABK Korban Meninggal Dunia KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban
- Jasa Raharja Kepri dan Samsat Natuna Satukan Langkah Perkuat Pelayanan dan Kepatuhan Pajak Kendaraan
- Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan Kurang dari 24 Jam
- Jasa Raharja Kepri Tingkatkan Koordinasi dengan Polres Natuna untuk Mendukung Pelayanan yang Optimal
“Fokus kita juga agar adik-adik kita ini tahu tentang seperti apa alat reproduksi sehingga nanti bisa mereka sosialisasikan kepada teman sepermainan mereka yang bertujuan untuk mencegah pernikahan dini, terhindar dari Napza serta seks bebas,” kata Dwi Santy Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga pada Sabtu (7/9/2019).

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 6-8 September 2019 ini tidak hanya dilakukan pertemuan di dalam ruangan saja, namun juga digelar diluar ruangan dengan mengambil tempat di Pantai Cemara Desa Tanjung Harapan, Dabo Singkep yang diisi dengan berbagai permainan, yang menurut Dwi Santy pada permainan tersebut juga mengandung nilai-nilai edukasi.
“Selain menggelar pertemuan didalam ruangan, kita juga mengadakan sejumlah permainan diluar ruangan yang didalam permainan tersebut mengandung edukasi” ujarnya

Dikatakan juga oleh Dwi Santy, meski kegiatan ini baru pertama kali digelar namun mendapatkan animo dan antusias dari peserta, dirinya juga mengatakan kegiatan seperti ini kedepannya akan diagendakan sedemikian rupa agar menjadi wadah bagi generasi muda untuk saling bersosialisasi dan bertukar pikiran.
“Insyallah kedepannya kita akan laksanakan lagi, melihat antusias dari adik-adik yang mengikuti dan ini juga merupakan wadah bagi adik-adik kita untuk saling bertukar pikiran” katanya
Diketahui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Kabupaten Lingga terbagi menjadi dua yakni dari 14 sekolah dari para pelajar tingkat SLTP dan SMA sederajat dan 2 kelompok dari masyarakat umum. (Rangga)
Editor : Fikri
