LINGGASATU, Jakarta – Seperti yang kita ketahui, balapan MotoGP musim 2023 kembali diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Indonesia. Namun tahukah Anda, ternyata ada banyak pembalap MotoGP yang rutin berlatih menggunakan motor trail di arena flat track, dirt track, sampai motocross untuk meningkatkan daya tahan serta membangun otot tubuhnya.
MotoGP sendiri menggunakan lintasan beraspal halus. Sedangkan Motocross menggunakan motor yang lebih tinggi dengan ban beralur tajam sehingga dapat memiliki daya cengkram yang kuat pada lintasan berlumpur.
Jika Anda juga memiliki hobi melibas berbagai medan jalan berat, mulai dari jalur berbatu, berpasir, hingga tanah berlumpur yang licin, Anda membutuhkan motor trail terbaik untuk offroad. Silakan simak artikel berikut, kami memiliki beberapa rekomendasinya untuk Anda!
Motor Trail Terbaik yang Bisa Anda Pilih

1. Kawasaki KLX 230
Motor trail terbaik yang pertama kami rekomendasikan adalah Kawasaki KLX 230. Motor tangguh ini memiliki bobot yang relatif ringan yaitu 132 Kg. Meskipun demikian, Kawasaki KLX 230 memiliki mesin yang bertenaga dengan kubikasi 233 cc.
Perlu Anda ketahui bahwa motor trail ini menggunakan mesin dengan konfigurasi satu silinder, SOHC 2 katup, pendingin udara, serta sistem injeksi. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 19 PS pada 7.600 rpm dan torsi hingga 19,8 Nm pada 6.100 rpm.
Kemudian dari sisi tampilannya, suspensi depan Kawasaki KLX 230 tidak menggunakan teknologi upside down, sehingga kesan gagah menjadi kurang terlihat. Meskipun begitu, Kawasaki mengklaim bahwa ini merupakan pilihan yang sengaja diambil untuk meningkatkan performa motor tersebut.
Kawasaki menggunakan suspensi depan tipe teleskopik karena membutuhkan sedikit perawatan dan bobotnya ringan. Di samping itu, pengalaman berkendara offroad dengan suspensi teleskopik juga dianggap lebih baik dibandingkan dengan suspensi upside down.
2. Kawasaki KLX 150
Kawasaki KLX 150 memiliki jok yang rendah sehingga bisa menjadi pilihan motor trail terbaik untuk para penggemar offroad dengan postur tubuh yang tidak terlalu tinggi. Selain itu, Motor Kawasaki KLX 150 juga memiliki bobot ringan yaitu sekitar 116 Kg. Ukuran rodanya juga relatif kecil, dengan ukuran 70/100-19 inci di bagian depan dan 90/100-16 inci di bagian belakang.
Untuk mesin yang digunakan adalah mesin 150 cc tanpa pendingin cairan dan masih mengandalkan karburator. Mesin tersebut bisa menghasilkan tenaga maksimal sebesar 12 PS pada 8.000 rpm dan torsi 11,3 Nm pada 6.500 rpm.

3. Kawasaki D-Tracker Standard
Kawasaki D-Tracker Standard menyatukan konsep motor urban dan sporty. Motor ini menggunakan lampu headlamp sebagai sumber utama cahaya. Lampu yang digunakan juga memiliki desain yang bisa menampilkan kesan garang.
Untuk mesinnya, motor ini ditenagai oleh mesin 150 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 12 PS pada 8.000 rpm dan torsi maksimal hingga 11,3 Nm pada 6,500 rpm. Motor ini menggunakan suspensi depan 35 mm inverted fork dan suspensi belakang Uni-Trak, dengan 5-way adjustable preload.

4. Kawasaki KLX 250
Kawasaki KLX250 dapat dianggap sebagai pelopor kategori motor trail 250 cc di Indonesia. Motor ini dilengkapi dengan mesin silinder tunggal dengan teknologi DOHC serta memiliki kapasitas 250 cc. Tenaga maksimal yang dapat dihasilkan mencapai 22 PS pada 7.500 rpm, dengan torsi mencapai 21 Nm pada 7.000 rpm.
KLX 250 telah dilengkapi dengan suspensi upside-down berdiameter 43 mm. Velg yang digunakan memiliki lingkar sebesar 21 inch dan dipadukan dengan ban pacul berukuran 3.00-21 untuk roda depannya. Sementara roda belakang menggunakan velg berdiameter 18 inci dan ban pacul berukuran 4.50-18.
Kami telah memberikan beberapa pilihan motor trail untuk offroad yang tersedia di pasaran. Anda tentunya bisa memilih motor trail terbaik sesuai dengan preferensi masing-masing. (Laporan Dwi Jakarta)




