LINGGASATU, Karimun – Jasa Raharja melaksanakan rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Karimun pada Kamis, 29 September 2026 di Kedai Kopi Jhon 88, Sungai Lakam, Karimun. Forum diinisiasi oleh Jasa Raharja guna memastikan koordinasi terkait penanggulangan kecelakaan lancar hingga akhir tahun nanti.
Forum dibuka oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Karimun, Ipda Suratno, dan diikuti oleh Penanggung Jawab Jasa Raharja Karimun, Indra Wijaya, serta Kasie Keselamatan, Pengendalian, dan Pengawasan Lalu Lintas Jalan Dishub Karimun, Winarso. Dalam pembukaanya, Kanti Gakkum menyampaikan adanya peningkatan laka di tahun 2025.
“Sampai bulan September ini sudah ada 157 LP yang terbit, atau meningkat 45.37% dibanding periode yang sama di tahun 2025. Perhatian utama ada di tiga kecamatan, yakni Tebing, Meral, dan Karimun,’” jelas Ipda Suratno.
Unit Gakkum juga menyoroti area jalan lingkar Coastal yang cukup padat setiap harinya, terutama di sore hari, serta pagi hari di saat weekend. Selain itu juga banyaknya kasus kecelakaan yang melibatkan anak sekolah akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus. Beberapa diantaranya juga merupakan laka tunggal akibat kelalaian pengemudi.
Jasa Raharja juga memberikan perhatian dengan adanya peningkatan angka kecelakaan pada dua bulan terakhir.
“Di bulan Agustus ada 16 kejadian kecelakaan, di bulan September ini ada 22 kejadian. Naiknya hampir 40% dibanding bulan lalu. Kasus kecelakaan juga mayoritas berada di Kecamatan Karimun yang termasuk dalam 10 titik rawan laka yang menjadi pantauan di Wilayah Kerja Kepulauan Riau,” jelas Indra Wijaya.
Jasa Raharja juga mengupayakan koordinasi dan komunikasi intens dengan RS yang berada di wilayah Kabupaten karimun, yakni RSUD M. Sani, RS Bakti Timah, dan RSUD Tanjung Batu guna memastikan administrasi santunan kecelakaan bisa berjalan tanpa hambatan. Pemenuhan administrasi dari pihak yang terlibat laka juga disoroti guna memudahkan dalam rangka penjaminan korban di rumah sakit.
Dinas Perhubungan juga mengupayakan pengawasan dan perhatian pada titik ruas jalan yang berisiko untuk terjadi kecelakaan, misalnya Jalan Lingkar Coastal menuju Jembatan Kuning Leho. Sejumlah rencana penambahan fasilitas jalan juga diusulkan seperti pita kejut dan Zona Selamat Sekolah (ZoSS).
Ketiga instansi tersebut berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan kecelakaan di wilayah Karimun, terutama untuk tiga kecamatan dengan angkat kecelakaan tertinggi. Forum ini juga menjadi komitmen bersama seluruh pihak dalam rangka mewujudkan Kabupaten Karimun yang lebih baik, terutama dalam mewujudkan kemudahan bagi masyarakat dan keselamatan di jalan raya. (*)




