Lingga Satu
Nasional

Lepas Koma 2 Minggu, Iklim ‘Pelantun Suci Dalam Debu’ Tutup Usia

Linggasatu.com — Vokalis grup musik slow rock Iklim yang top di Indonesia dan Malaysia era 1990-an ini wafat setelah mengalami kecelakaan. Pelantun tembang ‘Suci Dalam Debu’ Saleem (57) wafat di Pusat Perubatan Universiti Kebangsaan Malaysia (PPUKM), Minggu (14/10/2018) pukul 06.15 waktu Malaysia.

Akibat kecelakaan itu vokalis bernama lengkap A.M. Salim Abdul Majeed menderita patah 12 tulang rusuk dan satu tulang tertusuk paru-paru dan dilarikan ke rumah sakit. Putra bungsu Almarhum, Muhammad Amirul Mukmin, menjelaskan ayahnya kritis sejak tadi malam.

“Akibat hentakan kuat ketika kemalangan, otaknya bengkak, sekaligus menyukarkan pernafasannya. Selepas koma hampir dua minggu, Almarhum mula sadar, tetapi keadaannya semakin lemah. Walaupun kelihatan ceria, kami (keluarga) nampak banyak perubahan pada arwah terutama pada warna bibirnya terlihat berubah pucat. Doktor mengambil keputusan menidurkannya kerana Almarhum mengadu mengalami sakit kepala yang amat sangat apabila sadar,” kata Muhammad Amirul Mukmin.

Tahun lalu, Almarhum Saleem pernah dirawat di Rumah Sakit Tuanku Muhriz, Kuala Lumpur, pada 25 Juli 2017. Menurut Iera Fakhir (28) anak Saleem mengatakan, semula keluarga bimbang dengan kondisi kesehatan penyanyi ternama asal Malaysia itu. Saleem dirawat karena menderita demam tinggi.


Editor : Rangga
Sumber : Lampungpro.com