• Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
SPIRIT OF LINGGA
Advertisement
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
SPIRIT OF LINGGA
No Result
View All Result
Home Berita

Lestarikan Tradisi, Kapolsek Daik Lingga Hadiri dan Ikut Ritual Mandi Safar

Vee by Vee
Agustus 20, 2025
in Berita, Headline News, Kepulauan Riau, Lingga
443
VIEWS

LINGGASATU, LINGGA – Dalam semangat melestarikan budaya warisan leluhur, Kapolsek Daik Lingga, AKP Mayson Syafri, turut ambil bagian dalam ritual adat Mandi Safar, sebuah tradisi masyarakat Melayu yang rutin digelar setiap Rabu terakhir di bulan Safar 1447 Hijriah. Pada tahun ini, kegiatan tersebut berlangsung di Desa Persiapan Cempaka, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Rabu (20/8/2025)

Mengusung tema “Cinta Tradisi, Julang Negeri”, ritual Mandi Safar menjadi bagian dari Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia yang terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat pesisir, khususnya di wilayah Kabupaten Lingga.

Tradisi yang sarat makna ini dipercaya sebagai sarana untuk menolak bala, menghindarkan musibah, serta menjadi bentuk doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan hidup. Prosesi Mandi Safar juga menjadi simbol kebersamaan, religiusitas, serta identitas budaya lokal yang tetap terjaga di tengah derasnya arus modernisasi.

AKBP Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Lingga, melalui AKP Mayson Syafri, Kapolsek Daik Lingga, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan budaya adalah bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat serta mendukung pelestarian budaya.

“Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan sosial, spiritual, dan budaya. Kepolisian selalu hadir mendukung kegiatan positif masyarakat, apalagi yang menyangkut pelestarian nilai-nilai luhur seperti ini,” ujar AKP Mayson di sela kegiatan.

Ritual Mandi Safar dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan ceramah keagamaan, dan kemudian prosesi mandi massal di tepi pantai atau sungai yang diyakini sebagai simbol pensucian diri dari bala dan penyakit.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Lingga, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi, sekaligus menegaskan bahwa budaya lokal adalah bagian dari kekayaan bangsa yang tak ternilai.(red)

Vee

Vee

Related Posts

Rakornas Samsat 2026, Jasa Raharja Dorong Integrasi Data untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor
Nasional

Rakornas Samsat 2026, Jasa Raharja Dorong Integrasi Data untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

Juli 15, 2026
Lawan Arus Masih Marak di Batam, Kesadaran Pengendara Jadi Kunci Keselamatan
Batam

Lawan Arus Masih Marak di Batam, Kesadaran Pengendara Jadi Kunci Keselamatan

Juli 13, 2026
Jasa Raharja Tanjungpinang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Festival Pelayanan Publik Karang Taruna Batu IX
Batam

Jasa Raharja Tanjungpinang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Festival Pelayanan Publik Karang Taruna Batu IX

Juli 12, 2026

BERITA TRANDING

  • Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengalaman Sutan Sunat di Safute Robot (Safubot)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Golkar Tancap Gass Di Pilkada Lingga Jagokan Kamarudin Ali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gogon Srimulat Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Mantan Kapolres Lingga Dicatut Oknum Tidak Bertanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved

No Result
View All Result

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved