• Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
SPIRIT OF LINGGA
Advertisement
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
SPIRIT OF LINGGA
No Result
View All Result
Home Berita

Pemerintah Provinsi Kepri Pertimbangkan Penyesuaian TPP ASN

Vee by Vee
Maret 10, 2025
in Berita, Headline News, Tanjungpinang

foto: pemprov kepri (f-int)

443
VIEWS

LINGGASATU, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mempertimbangkan penyesuaian tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN guna menjaga keseimbangan keuangan daerah.

“Eksekusinya tidak sekarang, kemungkinan pada APBD-Perubahan 2025,” kata Sekdaprov Kepri Adi Prihantara di Tanjungpinang, Minggu.

Adi menyampaikan penyesuaian TPP ASN perlu dilakukan karena dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, telah diatur bahwa belanja gaji dan tunjangan ASN dibatasi maksimal 30 persen dari total alokasi APBD.

Sementara, alokasi APBD untuk belanja gaji dan tunjangan pegawai Pemprov Kepri saat ini meningkat menjadi 38 persen atau setara Rp1,3 triliun, dari yang sebelumnya sekitar 29,6 persen atau masih di bawah 30 persen.

“Peningkatan biaya gaji dan tunjangan pegawai itu terjadi, salah satunya dipicu penambahan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” ujar Adi.

Adi menegaskan bahwa pembayaran TPP ASN harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah serta regulasi yang berlaku.

Terlebih pasca terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN/APBD, sehingga Pemprov Kepri harus memastikan pos anggaran yang dibelanjakan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Sudah banyak anggaran yang kami efisiensi, mulai dari perjalanan dinas, pengadaan ATK, termasuk penghematan listrik dan AC di tiap-tiap kantor OPD,” ujar Adi.

Sekda Adi turut menanggapi kebijakan Pemkot Tanjungpinang yang telah melakukan pemotongan TPP ASN sebesar 25 persen dalam rangka efisiensi anggaran belanja daerah.

Dia mendukung kebijakan pemkot karena kondisi keuangan daerah itu sedang tidak baik-baik saja, apalagi didera isu defisit anggaran mencapai ratusan miliar rupiah.(red)

Vee

Vee

Related Posts

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pendapatan, Direktur Operasional Jasa Raharja Berikan Pembinaan di Lampung dan Tinjau Samsat Rajabasa
Nasional

Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Pendapatan, Direktur Operasional Jasa Raharja Berikan Pembinaan di Lampung dan Tinjau Samsat Rajabasa

Juni 13, 2026
Mitra FKLL Provinsi Kepri Gelar Rapat Kesiapan Operasi Seligi Patuh 2026 bentuk Kamseltibcar Lantas di Kepri
Batam

Mitra FKLL Provinsi Kepri Gelar Rapat Kesiapan Operasi Seligi Patuh 2026 bentuk Kamseltibcar Lantas di Kepri

Juni 8, 2026
Jasa Raharja Kepri Turun ke Jalan, Kampanye Keselamatan Sasar Dua Wilayah Rawan Laka di Batam
Batam

Jasa Raharja Kepri Turun ke Jalan, Kampanye Keselamatan Sasar Dua Wilayah Rawan Laka di Batam

Juni 7, 2026

BERITA TRANDING

  • Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Golkar Tancap Gass Di Pilkada Lingga Jagokan Kamarudin Ali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengalaman Sutan Sunat di Safute Robot (Safubot)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gogon Srimulat Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Mantan Kapolres Lingga Dicatut Oknum Tidak Bertanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved

No Result
View All Result

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved