• Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
SPIRIT OF LINGGA
Advertisement
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
SPIRIT OF LINGGA
No Result
View All Result
Home Berita

Pemprov Kepri Siapkan Konsep Dapur MBG Khusus di Wilayah Pulau Terpencil

Vee by Vee
Oktober 3, 2025
in Berita, Headline News, Kepulauan Riau, Tanjungpinang
449
VIEWS

LINGGASATU, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah menyusun konsep dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) khusus pulau-pulau kecil untuk pemerataan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut.

“Distribusi pangan di pulau-pulau kecil tidak mudah, karena itu kita sedang menyusun konsep dapur SPPG khusus pulau kecil agar layanan lebih merata,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri Rika Azmi dalam rapat tindak lanjut pelaksanaan program MBG di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis.

Rika menyebut ada sekitar 109 pulau kecil di Kepri yang menjadi target pembangunan dapur SPPG, tersebar Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna hingga Kabupaten Anambas, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjungpinang.

Sementara target penerima manfaat MBG di pulau-pulau tersebut sebanyak 51.540 jiwa, meliputi anak balita, anak sekolah, serta ibu hamil dan ibu menyusui.

Pembangunan dapur SPPG MBG di pulau-pulau kecil tetap menggunakan standar Badan Gizi Nasional(BGN).

“Konsepnya seperti apa, itu yang masih kita bahas, lalu baru diusulkan ke BGN,” ujar Rika.

Selain itu, evaluasi serius juga dilakukan menyusul dugaan keracunan di Karimun dan Batam. Dua SPPG untuk sementara dihentikan sembari menunggu hasil uji laboratorium Dinas Kesehatan dan BPOM.

“Prinsipnya, makanan yang diberikan harus sehat, aman dan bergizi,” katanya.

Untuk menjaga kualitas MBG, lanjut dia, Pemprov Kepri menyalurkan rapid test kit, memperkuat pengawasan pangan, menggandeng kelompok tani, hingga mewajibkan sekolah penerima manfaat menunjuk guru penanggung jawab distribusi dengan insentif harian Rp100 ribu.

Rika menambahkan realisasi pelaksanaan program MBG Dikepri hingga 29 September 2025 telah mencapai 52,23 persen atau 333.282 orang dari total sasaran 638.047 penerima manfaat.

Dari segi target, Batam menjadi daerah dengan penerima manfaat terbanyak, yakni 376.294 orang, disusul Karimun 74.590 orang, dan Tanjungpinang 65.063 orang.(red)

Vee

Vee

Related Posts

Pastikan Hak Korban Terpenuhi, Seluruh Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL di Bekasi Sudah Terima Santunan Jasa Raharja
Nasional

Pastikan Hak Korban Terpenuhi, Seluruh Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL di Bekasi Sudah Terima Santunan Jasa Raharja

April 30, 2026
Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS
Nasional

Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS

April 29, 2026
Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Nasional

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

April 28, 2026

BERITA TRANDING

  • Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Golkar Tancap Gass Di Pilkada Lingga Jagokan Kamarudin Ali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengalaman Sutan Sunat di Safute Robot (Safubot)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gogon Srimulat Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Mantan Kapolres Lingga Dicatut Oknum Tidak Bertanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved

No Result
View All Result

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved