• Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
SPIRIT OF LINGGA
Advertisement
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
SPIRIT OF LINGGA
No Result
View All Result
Home Nasional

Viral Boikot Nasi Padang, Begini Kata Sosiolog

Vee by Vee
April 24, 2019
in Nasional
452
VIEWS

LINGGASATU.COM — Pasca selesai Pemilihan Umum 2019 berbagai polemik dan opini beredar di sosial media ataupun kedai kopi. Pada Pilpres 2019 kali ini sangat menyedot perhatian masyarakat Indonesia, salah satunya ekspresi pendukung pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, diketahui mengungkapkan ketidakpuasannya atas kekalahan suara petahana di wilayah Sumatera Barat. Ekspresi ketidakpuasan pendukung tersebut menyebutkan pemboikotan makanan khas padang yakni ‘Nasi Padang’, seperti diketahui nasi padang tersebar hampir di seluruh penjuru Indonesia.

“Jadi malas makan di rumah makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas, bangkrutkan semua rumah makan Padang,” tulis seorang pengguna Facebook, SA.

Kemudian, tulisan itu dibalas oleh TH, yang sepakat dengan usulan SA.

“Ide bagus nih. Gimana supaya bisa buat gerakan anti makan masakan Padang ya. Biar tahu rasa mereka. Sudah dikasih banyak sama Pakdhe (Jokowi) masih juga balasannya nyakitin Pakdhe. Gila emang!” tulis TH

Atas reaksi tersebut sosiolog dari Universitas Airlangga, Surabaya, Prof Dr Bagong Suyanto memaparkan bahwa tindakan rencana pemboikotan ini termasuk tindakan yang reaksioner.

“Saya kira itu tindakan yang reaksioner, terbawa suasana pilpres yang membuat masyarakat gampang terbelah,” ujar Bagong saat ditulis Kompas.com pada Rabu (24/4/2019).

Namun menurut Bagong reaksi yang viral di sosial media ditengah masyarakat tersebut sikap reaktif yang cenderung sebagai ekspresi solidaritas dan spontan dengan teman. Ada kemungkinan juga tanggapan itu sekadar guyonan.

“Saya kira bukan ekspresi kekecewaan, tapi ekspresi solidaritas. Bahkan sekedar lucu-lucuan saja,” ujar Bagong.

Sikap solidaritas ini dinilai karena para pendukung Jokowi mau menunjukkan sikapnya membela Jokowi, tetapi bukan hal yang serius dilakukan.

Editor : Dwi

Vee

Vee

Related Posts

Muhammad Awaluddin: Ekosistem Terintegrasi Kunci Jasa Raharja Hadirkan Pelayanan Maksimal Kepada masyarakat
Nasional

Muhammad Awaluddin: Ekosistem Terintegrasi Kunci Jasa Raharja Hadirkan Pelayanan Maksimal Kepada masyarakat

Agustus 9, 2026
Dirut Jasa Raharja Dampingi Wamenhub Tinjau Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya
Nasional

Dirut Jasa Raharja Dampingi Wamenhub Tinjau Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

Agustus 4, 2026
Pastikan Pekayanan Maksimal, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II
Nasional

Pastikan Pekayanan Maksimal, Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

Agustus 4, 2026

BERITA TRANDING

  • Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengalaman Sutan Sunat di Safute Robot (Safubot)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Golkar Tancap Gass Di Pilkada Lingga Jagokan Kamarudin Ali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gogon Srimulat Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Mantan Kapolres Lingga Dicatut Oknum Tidak Bertanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved

No Result
View All Result

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved