• Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
SPIRIT OF LINGGA
Advertisement
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Kepulauan Riau
  • Oto & Tekno
  • Ekonomi
  • Politik
  • Saka
No Result
View All Result
SPIRIT OF LINGGA
No Result
View All Result
Home Lingga

Ketika Dibelah, Ditemukan Tulang Belulang Manusia Dalam Perut Buaya

Vee by Vee
Juni 2, 2018
in Lingga
471
VIEWS

Linggasatu.com | Lingga — Buaya berukuran besar yang beberapa hari lalu ditangkap oleh warga pulau Mepar, kecamatan Lingga, kamis (31/5) kemarin. akhirnya buaya tersebut dimusnahkan oleh warga setempat. Sabtu pagi (2/6/2018).

Ketika tubuh buaya tersebut dibelah, Didalam perutnya ditemukan tulang belulang yang diduga tulang manusia.
Dikonfirmasi pihak RSUD Encik Maryam, dr Atan membenarkan dan meyakini tulang-tulang tersebut milik manusia.

“tulang paha, tulang kering, pasangan tulang kering, tulang tumit, tulang rawan rusuk, tulang leher dua buah, tulang lengan bawah, Tulang rahang bawah, dengan satu buah gigi graham, Tulang belulang tersebut tidak dalam kondisi utuh,” ungkap dr. Atan saat dikonfirmasi.

Dipaparkan lebih jauh oleh dr Atan atas keyakinannya atas tulang belulang tersebut milik manusia bukan milik hewan, manusia dengan simpase memang memiliki kemiripan, tapi dari hasil yang diperoleh dari dalam perut buaya tersebut jelas berbeda antara tulang manusia dan simpanse, diperkuat dugaan dengan juga ditemukan potongan baju korban yang beberapa waktu lalu menjadi korban kebuasan predator tersebut.

“selain ada potongan baju korban yang sudah diakui oleh keluarga korban, tulang belulang itu benar milik manusia, yang mungkin dalam waktu kurang lebih 20 hari belum bisa dicerna sempurna oleh sistem pencernaan buaya” ungkap dr Atan

Oleh pihak keluarga Azman tulang-belulang tersebut dikuburkan di tempat yang sama dengan potongan daging yang ditemui beberapa waktu lalu secara islam.

Perlu diketahui pada 13 Mei lalu, seorang warga Desa Mepar, Azman dinyatakan hilang dimakan buaya. setelah dilakukan pencarian, pada hari kedua hanya menemukan potongan daging.

Pada 31 Mei, warga melihat buaya mengambang bebas di permukaan laut dekat pulau Mepar, warga berinisiatif untuk menangkap buaya tersebut dengan cara memancingnya, dan buaya dapat ditangkap, pada hari ini tanggal 02 Juni 2018, buaya akhirnya dimusnahkan dan dibelah, diyakini buaya tersebut merupakan salah satu dari buaya yang memangsa Azman warga pulau Mepar.

(Rangga)

Vee

Vee

Related Posts

Masuk Fortune Southeast Asia 2025, Jasa Raharja Raih Penghargaan Internasional Lingkungan Kerja Terbaik
Nasional

Masuk Fortune Southeast Asia 2025, Jasa Raharja Raih Penghargaan Internasional Lingkungan Kerja Terbaik

Mei 29, 2026
Maknai Semangat Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Hadir Berbagi untuk Masyarakat melalui Penyaluran Paket Daging Kurban
Nasional

Maknai Semangat Iduladha 1447 H, Jasa Raharja Hadir Berbagi untuk Masyarakat melalui Penyaluran Paket Daging Kurban

Mei 28, 2026
Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi Layanan untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan Kerja di Jalan Raya
Nasional

Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi Layanan untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan Kerja di Jalan Raya

Mei 27, 2026

BERITA TRANDING

  • Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    Matematika, Cina Kuno Tertarik Pada Pola Angka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Golkar Tancap Gass Di Pilkada Lingga Jagokan Kamarudin Ali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengalaman Sutan Sunat di Safute Robot (Safubot)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gogon Srimulat Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Mantan Kapolres Lingga Dicatut Oknum Tidak Bertanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi dan Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved

No Result
View All Result

Copyright @2023 LINGGASATU.NET All right reserved