Lingga Satu
Lingga

Pendaratan Perdana Wings Air Menarik Perhatian Warga Lingga

Lingga – Bandar Udara Dabo Singkep Kabupaten Lingga mendapat kunjungan pesawat Wings Air jenis pesawat ATR 72, Sejumlah warga seputaran Dabo Singkep berbondong-bondong datang untuk menyaksikannya secara langsung, Minggu (11/3).

Pendaratan perdana pesawat Wings Air di Bandara Dabo menarik perhatian masyarakat, dari penulusuran dilapangan tim linggasatu.com warga seputaran Dabo Singkep sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIB, sudah berbondong-bondong datang ke Bandara untuk melihat pesawat Wings Air.

Johan (38) warga Desa Tanjung Harapan mengatakan, hanya ingin memastikan betul tidak nya pesawat yang katanya besar itu akan melakukan pendaratan di bandara Dabo.
“saya hanya ingin memastikan apa betul pesawat yang banyak dibicarakan orang-orang benar mendarat di Dabo, dan ternyata pesawatnya lumayan besar” begitu imbuh Johan sambil menunjuk ke arah pesawat tersebut.

Berbagai macam komentar masyarakat yang ikut melihat pendaratan perdana pesawat tersebut.

“wah … pesawatnya besar dan bagus” ujar ibu-ibu yang berdiri disamping pagar bandara.

“semoga secepatnya pesawat tersebut bisa melayani penerbangan di Dabo” ujar bapak-bapak paruh baya yang melihat dari kejauhan.

Antusias masyarakat Dabo Singkep terhadap pesawat Wings Air ini luar biasa, terlihat dari komentar dan masyarakat yang datang dan sibuk mengabadikan pesawat terbang berwarna Putih bercorak merah itu menggunakan kamera ponselnya.

Adapun pendaratan perdana pesawat Wings Air berjenis ATR 72 ini adalah buah dari pertemuan Kepala Bandara Dabo Andi Hendra Suryaka dan Bupati Lingga Alias Wello dengan sejumlah petinggi Lion Air di kantor Lion Tower Jakarta beberapa waktu lalu.

Pendaratan pesawat terbang tersebut merupakan uji coba penerbangan dengan membawa sejumlah tim evaluasi untuk memastikan kesiapan Bandara Dabo dalam melayani rute penerbangan.

Dari informasi yang dikumpulkan oleh tim linggasatu.com setelah dilakukan pendaratan perdana tadi, Pilot Kapten Ikhsan dengan Co-Pilot Indra menjelaskan bahwa landasan yang dimiliki Bandara Dabo Singkep sudah cukup memadai untuk pesawat jenis ATR 72-600, dengan jumlah 70 tempat duduk, sebab landasan pacu saat ini panjangnya 1.300 Meter, namun menurut pilot akan lebih bagus lagi apabila landasan pacu di perpanjang sampai 1.400 Meter.
(Qq)