LINGGASATU.COM | Lingga – Warga minta Kades Berindat diberhentikan, Wakil Bupati Lingga M Nizar kunjungi Desa Berindat guna mendengar secara langsung keluhan warga setempat serta tinjau langsung sejumlah bangunan yang dipermasalahkan oleh warga Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga. Kamis (12/9/2019)
Kedatangan Wakil Bupati ke Desa Berindat mendapat sambutan yang antusias oleh sejumlah warga, serta ikut mendampingi Wakil Bupati ketika memantau sejumlah bangunan yang pengerjaannya tak kunjung selesai. Warga juga meminta pada Pemerintah Kabupaten Lingga untuk memberhentikan Kepala Desa Berindat yang telah tidak dapat percayai lagi.
- Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Sosial di Kabupaten Pidie, Aceh
- Jasa Raharja Kepri dan Ditlantas Polda Kepri Gelar Sosialisasi dan Ramp Check Kendaraan Berat
- Jasa Raharja dan Polda Kepri Gelar Program Guru Pelopor Keselamatan se-Kota Batam
- Jasa Raharja Turut Serta dalam Penyerahan Hadiah Undian Gebyar Pajak kepada Wajib Pajak Terpilih
- Jasa Raharja Buka Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam penutupan Kepri International Art & Culture Expo 2025
“Kami masyarakat tidak mau lagi negosiasi, kami minta pak Bupati memberhentikan Idris (Kades Berindat), daripada kami laporkan pada yang berwajib” celoteh warga
Menyikapi permintaan dan keluhan warga Desa Berindat, Wakil Bupati Lingga M Nizar, mengatakan akan membentuk tim yang nantinya di Ketuai oleh Asisten I bidang Pemerintahan guna menindaklanjuti keluhan dan permintaan warga Desa Berindat tersebut.

“Hari ini kita akan langsung bentuk tim, saya berharap pihak desa dapat menuntaskan permasalahan yang terjadi” pungkas Nizar
Terhadap sejumlah pembangunan menjadi keluhan dan kritikan warga, Nizar memberikan batas waktu pada Kades Berindat hingga 30 September 2019 mendatang untuk dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut.
“Kita beri Kades Berindat batas waktu hingga akhir bulan ini (30 September 2019) untuk dapat menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang belum rampung” kata Nizar
Sementara itu Idris selaku Kepala Desa (Kades) Berindat berjanji akan menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang belum rampung tersebut hingga batas waktu yang diberikan oleh pihak Pemda. Ia juga mengatakan jika saat ini bahan bangunan sudah ada dan para pekerja juga sudah mulai bekerja kembali.

“Mudah-mudahan pada tanggal 30 ini (30 September 2019) semua pekerjaan selesai” kata Idris
Sebelumnya diberitakan sejumlah warga yang datang ke kantor BPD Berindat, mendesak agar Kades nya diberhentikan atau di nonaktifkan, Kades Berindat dianggap warga tidak serius dan seolah-olah tidak peduli atas sejumlah pembangunan di wilayahnya, salah satu yang menjadi perhatian warga setempat yakni pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) yang dibangun menggunakan Silpa anggaran Dana Desa (DD) 2018 (Silpa DD) ditambah DD 2019 dengan pagu Rp 200 juta lebih yang ditargetkan selesai selama 45 hari kerja dan pekerjaan gedung itu tak kunjung selesai hingga sekarang. (Isam)
Editor : Fikri
