Karimun – Polda Kepulauan Riau menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat prostitusi di Villa Kavling, Karimun, Jumat (6/9/2019).
Dari penggerebekan ini, Subdit V PPA Direktorat Kriminal Umum Polda Kepri mengamankan 26 wanita yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial ( PSK).
Selain itu pihak kepolisian juga mengamankan satu orang yang diduga mucikari dari 26 orang PSK tersebut. Dikutip dari Kompas.com, Wakil Direktur (Wadir) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri AKBP Ari Darmanto mengatakan, semua yang diamankan sudah dibawa ke unit V PPA Ditreskrimum Polda Kepri.
- Jasa Raharja Kepri Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas Lewat October Fearless di Harborbay Batam
- Lindungi Masyarakat Usia Produktif di Sumatera Barat, Jasa Raharja Perkuat Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas
- Jasa Raharja Kepri Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Penumpang di Pelabuhan Punggur
- Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jasa Raharja Perkuat Integritas dan Kepedulian dalam Pelayanan
- Diskusi dengan Forum Wartawan Perhubungan, Muhammad Awaluddin Paparkan Transformasi Peran Jasa Raharja
“Kemarin penggerebekannya dan saat ini 1 orang yang diduga mami dan 26 PSK sudah berada di unit V PPA Ditreskrimum Polda Kepri,” kata AKBP Ari, Sabtu (7/9/2019).
Sejumlah karyawan yang ada di lokasi juga dibawa oleh pihak kepolisian ke Mapolda Kepri untuk dimintai keterangan. Ari mengatakan, jajarannya masih mengembangkan temuan ini. Polisi meyakini masih ada jaringan lain dari aktivitas prostitusi online tersebut.
“Sabar ya teman-teman, kami masih pengembangan dan pendalaman, yang jelas 26 PSK dan 1 orang yang diduga mami serta sejumlah karyawan sudah kami amankan dan masih proses pengambilan keterangan,” ujarnya. (Fkr)
Editor : Kompas.com



